Berita

Dorong UMKM ‘Naik Kelas’, Wakil Bupati Mahyunadi Jadikan Festival Budaya Kutim Motor Pendorong Ekonomi 9%

353
×

Dorong UMKM ‘Naik Kelas’, Wakil Bupati Mahyunadi Jadikan Festival Budaya Kutim Motor Pendorong Ekonomi 9%

Share this article

SANGATTA, 21 November 2025 – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, secara resmi membuka Festival Pesona Budaya dalam rangka peringatan HUT ke-26 Kabupaten Kutim yang digelar di Lapangan Helipad Bukit Pelangi. Dalam pidato pembukaannya, Mahyunadi menegaskan bahwa acara tahunan ini bukan sekadar perayaan seni, tetapi merupakan strategi penting pemerintah daerah untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Mahyunadi menargetkan festival ini sebagai katalisator untuk mendongkrak kualitas dan jangkauan pasar UMKM agar mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan nasional yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Ini bagian dari upaya kita untuk mendorong UMKM ‘naik kelas’. Pertumbuhan ekonomi Kutim yang saat ini telah mencapai sembilan persen harus turut dirasakan secara langsung oleh para pelaku UMKM,” ujar Mahyunadi, Jumat (21/11/2025) malam.

Wakil Bupati juga kembali menegaskan posisi Kutai Timur sebagai “miniatur Indonesia,” yang dihuni oleh berbagai suku bangsa seperti Kutai, Dayak, Banjar, Jawa, Bugis, Batak, dan lainnya. Keragaman ini, menurutnya, adalah modal dasar pembangunan yang harus dijaga melalui harmoni sosial.

Mahyunadi menekankan perlunya festival ini digelar secara berkelanjutan setiap tahun. Tujuannya adalah untuk menjamin kelestarian budaya dan memastikan bahwa warisan lokal “tetap hidup, berkembang, dan tidak terkikis oleh perubahan zaman.”

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memegang teguh nilai kerukunan, gotong royong, dan sikap ramah sebagai kunci utama kemajuan bersama di tengah keberagaman.

“Kami berharap masyarakat terus menjaga sikap ramah, saling membantu, dan bergotong royong. Itu adalah kunci kemajuan kita bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, melaporkan bahwa Festival Pesona Budaya menjadi ajang untuk memamerkan kekayaan Kutim di luar sektor sumber daya alam.

“Festival ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menyediakan ruang khusus bagi pelaku UMKM melalui stan-stan yang telah disiapkan,” lapor Padliansyah.

Festival yang dijadwalkan berlangsung selama tiga malam ini akan menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya, mulai dari kesenian pesisir hingga pedalaman, termasuk penampilan dari daerah luar Kutim. Dengan sinergi budaya dan ekonomi ini, penyelenggara berharap festival dapat menjadi agenda budaya yang semakin besar dan menumbuhkan kecintaan generasi muda Kutim terhadap warisan daerahnya.(ADV/KOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *