Berita

Perjuangan Desa Swarga Bara Wujudkan KLA: Kades Soroti Maraknya Iklan Rokok dan Harapkan Dukungan Perda

386
×

Perjuangan Desa Swarga Bara Wujudkan KLA: Kades Soroti Maraknya Iklan Rokok dan Harapkan Dukungan Perda

Share this article

KUTAI TIMUR – Pemerintah Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, menunjukkan komitmen serius dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk mewujudkan wilayahnya sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA). Namun, salah satu tantangan krusial yang kini menjadi perhatian utama pemerintahan desa adalah masih maraknya penemuan spanduk atau reklame rokok yang terpampang jelas di sejumlah toko dan warung di wilayah tersebut.

Kepala Desa Swarga Bara, Wahyuddin Usman, menegaskan bahwa keberadaan iklan rokok ini berpotensi merusak upaya pembentukan lingkungan yang ramah anak. Ia menyadari sepenuhnya bahwa paparan visual terhadap iklan produk tembakau dapat memicu rasa penasaran yang tidak sehat di kalangan anak-anak dan remaja.

“Iklan rokok itu bisa memancing rasa penasaran anak-anak. Jika mereka terus-menerus melihatnya, lama-lama akan dianggap sebagai hal yang biasa. Padahal, rokok adalah sesuatu yang tidak layak dikonsumsi, apalagi oleh generasi muda,” ujar Wahyuddin dengan nada penegasan saat ditemui di kantornya.

Meskipun demikian, Wahyuddin menjelaskan bahwa upaya penertiban reklame rokok tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh pemerintah desa. Masalah perizinan reklame berada di ranah pemerintah kabupaten, sehingga memerlukan koordinasi yang intensif dengan instansi terkait, terutama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Timur.

“Kalau izin reklame itu ada di kabupaten. Jadi, kami di desa tidak bisa langsung mengambil tindakan tanpa dasar hukum yang jelas dan kuat. Harus ada payung hukum atau aturan dari atas yang melindungi tindakan penertiban di tingkat desa,” paparnya lebih lanjut.

Wahyuddin juga menilai adanya kebutuhan untuk melakukan kajian mendalam terkait penerbitan Peraturan Desa (Perdes) yang secara spesifik dapat mendukung inisiatif Desa Layak Anak. Namun, ia menekankan bahwa langkah awal dan yang paling penting harus dimulai dari tumbuhnya kesadaran kolektif di kalangan seluruh masyarakat desa.

“Jika kita ingin mencapai tujuan besar, yaitu Desa Layak Anak yang ideal, maka kita harus memulai dari langkah-langkah kecil terlebih dahulu. Kita mulai dari kesadaran bersama di tingkat desa, kemudian baru kita naikkan inisiatif ini ke tingkat kabupaten agar menjadi gerakan bersama,” tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, Kepala Desa Wahyuddin Usman menyampaikan ajakan dan harapan agar seluruh elemen masyarakat, pemilik warung, dan pihak terkait lainnya dapat bahu-membahu mendukung terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda di Desa Swarga Bara. (Adv/KOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *