
SANGATTA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan cabang olahraga melalui pendataan klub yang valid serta pembinaan atlet berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan usai pengukuhan dan pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kutai Timur masa bakti 2024–2028.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Sekretaris I KONI Kutim, Rahman, yang mewakili Ketua Umum KONI Kutim H. Rudi Hartono, dalam acara pelantikan yang berlangsung di Hotel Victoria Sangatta, Sabtu (13/12/2025).
Rahman menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Umum KONI Kutim yang berhalangan hadir karena agenda bersamaan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur. Meski demikian, ia menegaskan komitmen KONI Kutim untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru Perpani Kutim.
“Ke depan, KONI Kutim akan memprioritaskan penguatan data klub di setiap cabang olahraga. Sesuai arahan KONI Provinsi Kalimantan Timur, setiap cabang olahraga diharapkan memiliki minimal tiga klub aktif sebagai basis pembinaan dan dasar penyaluran bantuan,” ujar Rahman.

Ia menekankan pentingnya percepatan penyampaian data klub beserta surat keputusan (SK) kepengurusan kepada KONI Kutim. Menurutnya, klub merupakan fondasi utama pembinaan atlet sekaligus indikator kesiapan cabang olahraga dalam menghadapi agenda kompetisi daerah hingga nasional.
Selain penguatan kelembagaan, Rahman juga memaparkan sejumlah program strategis KONI Kutim, di antaranya KONI Go to School, yang bertujuan memperluas sosialisasi dan pengembangan cabang olahraga potensial di lingkungan pendidikan, serta pengembangan Sistem Informasi Olahraga yang terintegrasi.
“Kami telah melakukan studi tiru ke Kota Bandung terkait sistem informasi olahraga. Insya Allah, ke depan sistem ini akan diterapkan di Kutai Timur dengan tetap berkoordinasi bersama Dispora sebagai mitra utama pembinaan olahraga,” jelasnya.
Rahman juga mengingatkan seluruh cabang olahraga, termasuk Perpani, agar segera menyampaikan laporan hasil babak kualifikasi dan kesiapan atlet. Data tersebut menjadi bahan evaluasi KONI Kutim dalam menyusun target prestasi, khususnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Dengan banyaknya cabang olahraga yang dipertandingkan, dibutuhkan konsistensi, kerja keras, dan semangat kolektif untuk meraih prestasi terbaik. Seluruh cabang harus optimistis dan siap berkontribusi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengkab Perpani Kutim Hj. Nurahmi Asmalia, S.E., M.M. menyatakan komitmennya untuk mendukung program KONI dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat pembinaan serta kaderisasi atlet panahan. Ia mengungkapkan bahwa Perpani Kutim berhasil meraih 3 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu pada Babak Kualifikasi Porprov di Samarinda.
Melalui sinergi antara Pengkab Perpani, KONI Kutim, Dispora, dan dukungan pemerintah daerah, diharapkan cabang olahraga panahan Kutai Timur semakin berprestasi dan mampu menjadi salah satu kekuatan utama di Kalimantan Timur.(AM)

