
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi memulai langkah strategis menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur tahun 2026 di Kabupaten Paser. Sebagai bentuk keseriusan, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, kini didapuk memimpin langsung persiapan kontingen daerah.
Penunjukan Mahyunadi sebagai Ketua Kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. Menindaklanjuti amanat tersebut, Mahyunadi memimpin rapat koordinasi perdana di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim pada Selasa (21/4/2026), didampingi Kepala Dispora Basuki Isnawan dan Ketua KONI Kutim Rudi Hartono.
Dalam arahannya, Mahyunadi menegaskan bahwa meski terdapat 64 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Paser, kontingen Kutai Timur akan menerapkan seleksi yang ketat. Fokus utama kepemimpinannya adalah menyeimbangkan antara ambisi prestasi dengan efisiensi anggaran daerah.
”Kita tidak sekadar berpartisipasi. Dari 64 cabor yang ada, orientasi kita adalah efisiensi. Fokus akan kita arahkan sepenuhnya pada cabang-cabang yang memiliki potensi riil dalam menyumbang medali,” tegas Mahyunadi.
Guna memastikan manajemen kontingen berjalan taktis, struktur kepengurusan inti telah dibentuk. Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, dipercaya menjabat sebagai Ketua Harian, sementara posisi Sekretaris Jenderal diamanahkan kepada Sekretaris Dispora, Misbah.
Langkah selanjutnya, Mahyunadi menjadwalkan pertemuan intensif dengan seluruh pengurus cabor untuk membedah target teknis dan capaian yang realistis.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyatakan kesiapannya dalam mengawal aspek teknis dan pembinaan atlet. Ia menjamin proses seleksi akan berjalan objektif dan berbasis pada performa atlet di lapangan.
”Sebagai Ketua Harian, tugas kami adalah memastikan atlet mendapatkan dukungan maksimal, mulai dari pemusatan latihan hingga kebutuhan teknis lainnya. Kami ingin yang berangkat adalah mereka yang benar-benar siap tempur,” tutur Basuki.
Dukungan serupa datang dari Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono, yang berkomitmen memperkuat sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah. Pihaknya kini tengah memetakan strategi khusus pada cabor-cabor unggulan demi menjaga marwah prestasi Kutai Timur di tingkat provinsi.
Melalui konsolidasi dini ini, Pemkab Kutim optimis mampu melahirkan kontingen yang ramping namun kompetitif, guna membawa pulang hasil maksimal pada ajang olahraga tertinggi di Kalimantan Timur tersebut.(*)

