Berita

Peringati Hari Buku Sedunia, Hima Agribisnis Stiper Kutim Gelar “Lapak Baca” di Bukit Pandang

405
×

Peringati Hari Buku Sedunia, Hima Agribisnis Stiper Kutim Gelar “Lapak Baca” di Bukit Pandang

Share this article

​SANGATTA – Memperingati Hari Buku Sedunia yang jatuh setiap tanggal 23 April, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Hima Agri) Sekolah Tinggi Pertanian (Stiper) Kutai Timur mengambil langkah nyata dalam menghidupkan budaya literasi. Mengambil lokasi di kawasan ikonik Bukit Pandang, Sangatta, para mahasiswa ini menggelar kegiatan “Lapak Baca” pada Kamis sore (23/04/2026).

​Di bawah rimbunnya pepohonan dan suasana santai ruang terbuka hijau, belasan buku ditata rapi di atas rumput sintetis, mengundang warga dan pemuda yang tengah bersantai untuk sejenak berhenti dan membaca.

​Ketua Hima Agribisnis, Haris Cristian, memimpin langsung kegiatan yang melibatkan 8 orang pengurus inti Hima Agri ini. Menurut Haris, pemilihan lokasi Bukit Pandang bukan tanpa alasan. Ia ingin menunjukkan bahwa membaca buku tidak harus selalu kaku di dalam perpustakaan atau ruangan tertutup.

​”Kami ingin menciptakan ruang edukasi yang santai. Dengan membawa buku ke ruang publik seperti ini, kami berharap masyarakat, terutama generasi muda, merasa bahwa membaca adalah bagian dari gaya hidup yang menyenangkan,” ujar Haris di sela-sela kegiatan.

​Kegiatan ini membawa misi penting dalam meningkatkan indeks literasi di Kabupaten Kutai Timur. Adapun poin-poin utama yang menjadi tujuan Hima Agri Stiper Kutim meliputi:

​Meningkatkan Minat Baca: Menarik perhatian masyarakat umum agar lebih akrab dengan buku fisik di tengah gempuran media sosial.

​Menambah Wawasan: Menyediakan literatur yang variatif agar pengunjung mendapatkan pengetahuan baru secara cuma-cuma.

​Ruang Edukasi Santai: Menghilangkan kesan membosankan dari aktivitas belajar melalui konsep outdoor.

​Budaya Literasi Pemuda: Mendorong pemuda Sangatta agar lebih kritis dan cerdas melalui kebiasaan membaca.

​Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang cukup hangat. Beberapa pengunjung Bukit Pandang tampak ikut duduk melingkar bersama mahasiswa untuk sekadar membolak-balik halaman buku atau berdiskusi ringan.

​”Langkah teman-teman mahasiswa ini sangat positif. Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan setahun sekali saat Hari Buku saja, tapi bisa menjadi agenda rutin di tempat-tempat nongkrong lainnya di Sangatta,” ungkap salah satu pengunjung.

​Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Hima Agri Stiper Kutim membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan di dalam ruang kelas, tetapi juga menjadi agen penggerak kecerdasan masyarakat di lapangan.(Andry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *