
SAMARINDA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kalimantan Timur resmi membuka agenda Sosialisasi Training of Referee (TOR) Wasit Domino se-Kalimantan Timur. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyamakan persepsi, memperkuat standar integritas, serta memantapkan aturan main olahraga domino di seluruh wilayah Kaltim.
Dalam sambutannya, Ketua Pengprov ORADO Kaltim, H. Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa sebagai organisasi yang menaungi cabang olahraga domino di Kalimantan Timur, ORADO memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai sportivitas dan profesionalisme di setiap kejuaraan.
”Melalui penyusunan dan sosialisasi TOR wasit ini, kita ingin menyamakan persepsi dan standar. Dengan demikian, setiap wasit di seluruh kabupaten/kota se-Kaltim memiliki pedoman kerja yang jelas—mulai dari tugas, wewenang, kode etik, hingga mekanisme pengambilan keputusan di meja pertandingan,” ujar H. Muhammad Awaluddin dalam pembukaan acara.
Ia mengingatkan bahwa kunci utama kepemimpinan seorang appeared wasit adalah sikap netral, tegas, serta penguasaan regulasi secara komprehensif.
”Saya titip pesan: jadilah wasit yang berwibawa tetapi tetap humanis. Tegas dalam menegakkan aturan, namun santun dalam bersikap. Forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan wadah melahirkan wasit-wasit berkualitas yang mampu membawa nama baik ORADO Kaltim,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus ORADO Kaltim serta menghadirkan pemateri nasional dan akademisi, di antaranya:
Isra Prasetya, S.T., M.M. – Ketua Bidang Wasit dan Teknik Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Nasional (PB ORADO).
Dr. Fahrizal, M.Pd.
Pada kesempatan yang sama, H. Muhammad Awaluddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO se-Kalimantan Timur yang telah berpartisipasi dan mengirimkan utusan calon wasit terbaiknya
Secara khusus, apresiasi diberikan kepada Pengcab ORADO Kabupaten Kutai Timur yang tercatat mengirimkan jumlah peserta calon wasit terbanyak dalam pelatihan ini.
”Saya berharap pasca-pelatihan ini, seluruh kabupaten/kota se-Kaltim dapat segera membuat terobosan dan membuktikan bahwa ORADO Kalimantan Timur siap menjadi induk organisasi olahraga domino yang solid dan profesional,” pungkasnya.(Kw)

