
KUTAI TIMUR — Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kutai Timur (Kutim) masa bakti 2026–2030, Sahlang Sattia, menegaskan komitmennya membangun organisasi sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet dayung Kutim.
Sahlang Sattia yang baru dipercaya memimpin PODSI Kutim menyadari tanggung jawab yang diembannya tidak ringan. Terlebih, kepengurusan baru langsung dihadapkan pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan datang.
Purnawirawan Korps Marinir tersebut memastikan siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Pengalaman selama 26 tahun berdinas di lingkungan militer, menurutnya, menjadi modal untuk menerapkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas organisasi.

“Alhamdulillah, amanah yang diberikan kepada saya bisa saya laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Karena bagi tentara itu perintah wajib dilaksanakan,” kata Sahlang Sattia dalam sambutannya.
Menurut Sahlang Sattia, tantangan menghadapi Porprov cukup berat. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk menghindari target yang telah diberikan. Ia justru mengajak seluruh pengurus, pelatih, dan atlet bekerja bersama dengan mengedepankan semangat, kedisiplinan, serta latihan maksimal.
“Intinya apa pun risikonya, kita coba. Insyaallah dengan upaya yang maksimal, dengan keringat dan kedisiplinan para atlet, saya kira kita akan bisa membawa prestasi yang kita inginkan di Porprov yang akan datang,” ujarnya.

Sahlang Sattia menegaskan, langkah awal kepengurusan PODSI Kutim periode 2026–2030 adalah memperkuat struktur organisasi. Selanjutnya, pengurus bersama pelatih akan menyusun program kerja dan pembinaan yang diarahkan untuk mendukung perkembangan serta prestasi atlet.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pengurus, pelatih, dan atlet. Sebab, prestasi tidak dapat dicapai hanya melalui organisasi, tetapi membutuhkan konsistensi latihan dan komitmen dari seluruh elemen.
“Kepada rekan-rekan atlet dan pelatih, mohon kerja samanya untuk tetap semangat berlatih menghadapi Porprov terutama,” pintanya.
Selain fokus pada pembinaan prestasi, Sahlang Sattia juga berkomitmen menjalankan program yang menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni penyelenggaraan Festival Dayung secara rutin setiap tahun di Kutai Timur.

Program tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mengembangkan olahraga dayung sekaligus mengkolaborasikannya dengan potensi kebudayaan daerah.
“Dalam hal ini Wakil Bupati dan Ketua DPRD kemarin, kami ditantang untuk melaksanakan kegiatan tahunan yang dikolaborasikan dengan kegiatan kebudayaan, yaitu Festival Dayung setiap tahun di Kutai Timur,” ungkapnya.

Untuk mendukung seluruh agenda tersebut, Sahlang Sattia berharap proses administrasi PODSI Kutim bersama KONI dan Dispora dapat berjalan dengan baik. Kelancaran administrasi dinilai penting agar kebutuhan organisasi dan persiapan atlet menuju Porprov dapat segera ditindaklanjuti.
Dengan kepengurusan baru yang dipimpinnya, Sahlang Sattia menegaskan kesiapan PODSI Kutim untuk bekerja lebih terarah. Fokusnya tidak hanya membangun organisasi, tetapi juga memastikan pembinaan atlet berjalan maksimal agar mampu memberikan prestasi bagi Kutai Timur pada Porprov mendatang.(Adv/kw)

