
KARANGAN – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mendorong masyarakat lebih aktif memanfaatkan keberadaan puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, bukan hanya ketika sudah mengalami sakit.
Menurutnya, puskesmas memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit karena pelayanan yang diberikan mencakup berbagai kelompok usia dan tahapan kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Ardiansyah saat menghadiri Pelayanan Kesehatan Bergerak di Wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, Kepulauan (DTPK), yang dirangkai dengan kegiatan tracing terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kecamatan Karangan, Sabtu (3/10/2026).
Ardiansyah mengatakan pelayanan di puskesmas tidak berhenti pada pengobatan ketika masyarakat mengalami gangguan kesehatan. Berbagai layanan juga diberikan sejak seseorang berada pada usia remaja, calon pengantin, kehamilan, persalinan, masa menyusui, hingga pelayanan bagi anak dan kelompok lanjut usia.
“Jadi siklusnya tidak berhenti. Sehingga masyarakat manfaatkan puskesmas ini semaksimal mungkin,” kata Ardiansyah.
Ia menilai pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi masyarakat. Dengan pemeriksaan, berbagai risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Karena itu, Ardiansyah juga meminta jajaran kesehatan di masing-masing wilayah terus memonitor pelaksanaan pelayanan puskesmas di lapangan. Informasi mengenai kondisi kesehatan masyarakat, termasuk indikasi penyakit menular maupun penyakit lainnya, diharapkan dapat segera ditindaklanjuti.
“Yang terbaik itu adalah mencegah daripada mengobati. Oleh karena itu, dalam rangka pencegahan kesehatan ini pola hidup bersih dan sehat itu penting sekali. Kemudian cek kesehatan rutin, itu penting sekali,” ujarnya.
Ardiansyah juga mengajak masyarakat memanfaatkan program CKG yang saat ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan pemerintah. Menurutnya, fasilitas dan program yang telah tersedia akan memberikan manfaat lebih besar apabila masyarakat aktif menggunakannya.
Penguatan peran puskesmas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun pola pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga memperkuat pencegahan, edukasi dan deteksi dini di tengah masyarakat.(ADV/Diskominfo Kutim)

