Berita

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, PT KPC Salurkan Bantuan Sanitasi di Sangatta Utara

441
×

Dukung Percepatan Penurunan Stunting, PT KPC Salurkan Bantuan Sanitasi di Sangatta Utara

Share this article

​SANGATTA — PT Kaltim Prima Coal (PT KPC) menyerahkan bantuan fasilitas sanitasi dan penyambungan air bersih kepada warga di Rumah Rehab Gizi (RRG) Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Program bertajuk BERSATU (Bersama Atasi Stunting Secara Terpadu) ini ditujukan untuk mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendampingi Keluarga Rawan Stunting (KRS).Selasa (11/8/2026). Penyerahan bantuan ini bertempat di Ruang Rapat Perumda Tirta Tuah Benua Kutai Timur.

​Program BERSATU yang diresmikan oleh Bupati Kutai Timur sejak Desember 2025 ini berfokus pada empat indikator utama, pemenuhan nutrisi, penyediaan rumah layak huni (RTLH), pembuatan jamban sehat, serta penyediaan akses air bersih.

​Pada penyerahan bantuan tahap ini, sebanyak 13 Kepala Keluarga (KK) menerima manfaat langsung, yang meliputi, Akses Air Bersih 5 KK (difasilitasi Perumda Tirta Tuah Benua), Jamban Sehat / Septic Tank 11 KK (dibantu Dinas PERKIM Kutai Timur), Bilik MCK 5 KK (dibantu PT KPC)

​Acting Manager Community Empowerment PT KPC, Mohammad Yusuf, menjelaskan bahwa program ini berjalan secara kolaboratif bersama instansi pemerintah dan puluhan mitra kerja.
​”Saat ini bantuan disalurkan kepada 13 KK.

Untuk akses air bersih, target total kita sebenarnya menyasar 55 KK di Sangatta Utara, sehingga masih ada sekitar 50 KK yang akan diupayakan secara bertahap lewat koordinasi berkelanjutan,” ujar Yusuf.

​Yusuf menambahkan, selain target penyambungan air bersih, program BERSATU juga menargetkan penyediaan 23 unit septic tank sehat serta 13 unit Rumah Layak Huni (RTLH).

​Guna mendukung keberlanjutan program ini, PT KPC menggalang sinergi dengan 34 perusahaan kontraktor mitra—termasuk YSH (Yayasan Senyum dan Harapan)—dan berhasil mengumpulkan dana kemitraan sekitar Rp300 juta. Dana tersebut dialokasikan sebesar Rp150 juta untuk operasional RRG Sangatta Utara, sementara sisanya digunakan untuk pemenuhan fasilitas air bersih dan sanitasi warga.

​”Kami berharap pada 2030 mendatang, Kutai Timur sudah bebas dari stunting sehingga anak-anak dapat tumbuh optimal,” tegasnya.

​Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Tirta Tuah Benua, Galuh Boyo Munanto, mengapresiasi kontribusi PT KPC dan para mitranya dalam memperluas jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat. Ia menyoroti pentingnya keakuratan pemetaan data warga sasaran.

​”Berdasarkan pemutakhiran data pendampingan, sasaran penerima manfaat ini diprioritaskan bagi Keluarga Rawan Stunting (KRS) untuk pencegahan awal. Kami akan terus berkolaborasi dengan jajaran manajemen di Sangatta Utara untuk memetakan kembali sisa target KK yang belum mendapat akses air bersih,” jelas Galuh.

​Acara serah terima bantuan ini turut dihadiri jajaran manajemen Perumda Tirta Tuah Benua, perwakilan Dinas PPKB Kutai Timur, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Superintendent Community Health and Education PT KPC, serta para keluarga penerima manfaat. Melalui sinergi lintas sektor ini, intervensi sanitasi lingkungan diharapkan dapat menekan risiko stunting secara permanen di Kutai Timur.(Am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *