Kutai TimurPemerintahan

Jalan dan Jembatan Rantau Pulung Jadi Prioritas, PUPR Mulai Lakukan Pemeliharaan Ruas Strategis

245
×

Jalan dan Jembatan Rantau Pulung Jadi Prioritas, PUPR Mulai Lakukan Pemeliharaan Ruas Strategis

Share this article

SANGATTA – Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Rantau Pulung menjadi salah satu prioritas pembangunan yang terus didorong Pemerintah Kecamatan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur. Sejumlah ruas jalan strategis kini mulai memasuki tahap pemeliharaan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, mengatakan masih ada beberapa ruas jalan dan jembatan di wilayahnya yang membutuhkan peningkatan pemeliharaan karena menjadi akses utama masyarakat menuju pusat kecamatan maupun desa-desa sekitar.

Menurut Vita, langkah yang dilakukan saat ini lebih difokuskan pada pemeliharaan infrastruktur dibanding pembangunan baru. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yang masih terbatas, sementara pembangunan jalan dan jembatan membutuhkan anggaran besar dan waktu pengerjaan yang panjang.

“Yang menjadi prioritas saat ini adalah peningkatan pemeliharaan jalan dan jembatan di beberapa ruas yang kondisinya memang membutuhkan penanganan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu titik yang sudah mulai ditangani adalah ruas jalan masuk menuju Kecamatan Rantau Pulung, tepatnya di kawasan Jembatan Bailey. Dinas PUPR telah melakukan pekerjaan pemeliharaan agar akses masyarakat tetap dapat dilalui dengan aman.

Vita mengungkapkan, perbaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi pemerintah kecamatan dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Setelah menyampaikan kondisi di lapangan kepada Bupati Kutai Timur, Dinas PUPR langsung merespons dengan melakukan penanganan di lokasi.

Selain Jembatan Bailey, pemeliharaan juga dilakukan pada beberapa segmen jalan yang menghubungkan Rantau Pulung menuju Kecamatan Batu Ampar, terutama di wilayah perbatasan kedua kecamatan.

Menurutnya, ruas tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta akses pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Vita berharap pekerjaan pemeliharaan dapat terus berlanjut sehingga kerusakan jalan tidak semakin parah dan mobilitas masyarakat tetap terjaga.

Ia menegaskan pemerintah kecamatan akan terus memantau kondisi infrastruktur di wilayahnya dan menyampaikan setiap kebutuhan penanganan kepada perangkat daerah yang memiliki kewenangan.

“Harapan kami, akses masyarakat semakin baik sehingga aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Rantau Pulung bisa berjalan lebih lancar,” tuturnya.(ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *