Kutai TimurPemerintahan

Kadispora Kutim Apresiasi Turnamen Sepak Takraw Putri Pelajar 2026, Harap Kutim Jadi Sentral Atlet

239
×

Kadispora Kutim Apresiasi Turnamen Sepak Takraw Putri Pelajar 2026, Harap Kutim Jadi Sentral Atlet

Share this article

​SANGATTA – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Kutai Timur, Basuki Isnawan, memberikan apresiasi tinggi atas digelarnya Turnamen Sepak Takraw Putri Tingkat Pelajar I Tahun 2026. Ajang pencarian bibit atlet muda ini diselenggarakan pada Minggu (4/10/2026) dan dipusatkan di Lapangan Sepak Takraw Singa Karta 7, Sangatta.

​Basuki Isnawan menilai kejuaraan ini merupakan langkah positif dan strategis dalam pembinaan olahraga, khususnya bagi kalangan pelajar putri. Ia menyambut antusias kegiatan tersebut sebagai wadah penting untuk menanamkan kecintaan terhadap olahraga sejak masa sekolah.


​”Hebat, luar biasa. Ini salah satu bentuk upaya untuk menggelorakan semangat olahraga sampai ke usia dini,” ungkap Basuki.

​Lebih lanjut, ia berharap turnamen dan pembinaan yang berkesinambungan ini dapat membuahkan hasil positif bagi kemajuan olahraga daerah. “Sehingga ke depannya, Kutim bisa menjadi sentral olahraga, khususnya sepak takraw di Kalimantan Timur, dan bisa menorehkan prestasi yang hebat,” tambahnya.

​Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kutai Timur, Jepi Darsono, turut mengapresiasi terobosan klub Sepak Takraw Sobat Rahman yang mengadakan turnamen ini dengan dukungan dari Bank Kaltimtara. Jepi mengakui bahwa mencari bibit atlet sepak takraw putri cukup sulit karena olahraga ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dan menggunakan bola yang keras. Namun, ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan pemain-pemain andal yang kelak mampu mengangkat nama Kutai Timur. Ia juga meyakini bahwa minat pemain putri dapat terbangun jika terus dirintis dan didukung dengan baik.

​Direktur Academy Sepak Takraw Kutai Timur, Rahman, menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk menyosialisasikan olahraga sepak takraw sekaligus mengatasi minimnya pembinaan atlet putri di Kalimantan Timur.

Turnamen perdana ini diikuti oleh lima regu tingkat SMP, yang terdiri dari dua regu asal SMP 5 Sangatta Utara, dua regu dari SMP Kandolo, dan satu regu dari YPPSB. Ke depannya, ajang ini direncanakan menjadi agenda tahunan. Rahman juga menargetkan pembinaan berkesinambungan hingga tingkat Sekolah Dasar (SD) agar para siswa tidak jenuh saat menjalani latihan rutin.

​Turnamen tingkat pelajar ini terselenggara berkat kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Bank Kaltimtara, serta para penggerak olahraga dari PSTI Kutim dan Academy Sepak Takraw Kutim. Kehadiran ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi sesaat, tetapi juga menjadi agenda rutin yang secara konsisten melahirkan atlet-atlet putri potensial untuk mengharumkan nama Kutai Timur di kancah provinsi hingga nasional. (ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *