
SANGATTA — Menjelang Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Tahun 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Timur menggelar verifikasi faktual dan administrasi terhadap pengurus cabang olahraga (cabor) baru. Salah satu yang ditinjau adalah Pengurus Kabupaten (Pengkab) Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kutai Timur, Rabu (12/8/2026).
Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua V KONI Kutai Timur, Supiansyah, dengan mendatangi Sekretariat KSMI Kutim di Jalan Dayung IV, Gang Bimantara No. 105 RT 37, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara.
Rombongan KONI Kutim disambut Sekretaris KSMI Kutim, Gilang Sasi Kirono, beserta jajaran pengurus yang hadir mewakili Ketua KSMI Kutim, Pandi Widiarto.

Wakil Ketua V KONI Kutai Timur, Supiansyah, menegaskan bahwa verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan organisasi sebelum disahkan dalam Rakerkab. Ia berharap integrasi cabor baru dapat memperbesar peluang raihan prestasi olahraga daerah.
”Kehadiran cabor baru seperti KSMI diharapkan dapat meningkatkan raihan medali Kutai Timur, baik di ajang tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional,” ujar Supiansyah di sela-sela verifikasi.
Proses pemeriksaan meliputi keabsahan dokumen administrasi kepengurusan, keaktifan organisasi, serta kesiapan fasilitas sekretariat guna memastikan KSMI Kutim memenuhi kelayakan sebagai anggota resmi KONI.

Sementara itu, Sekretaris KSMI Kutim, Gilang Sasi Kirono, menyambut positif langkah KONI Kutim. Menurutnya, verifikasi ini menjadi pijakan penting untuk memperkuat legalitas dan pembinaan olahraga mini soccer di Kutai Timur.
”Secara asosiasi KSMI memang terbilang baru, tetapi antusiasme masyarakat terhadap mini soccer sangat tinggi. Kami berharap keanggotaan KSMI dapat disetujui oleh cabor lain saat Rakerkab nanti sehingga wadah ini bisa membina para pecinta olahraga secara optimal,” kata Gilang.
Menyinggung program kerja ke depan, Gilang mengungkapkan bahwa KSMI Kutim telah menyiapkan sejumlah agenda turnamen lokal dan memproyeksikan keikutsertaan pada ajang regional.
”Agenda terdekat setelah pengesahan adalah menggelar kompetisi antarklub di Sangatta. Untuk jangka panjang, kami menargetkan mini soccer dapat dipertandingkan pada ajang Porprov mendatang,” pungkasnya.(Am)

