Kutai Timur

Pjs Bupati Kutim Tegaskan Fokus pada Pencegahan Stunting

383
×

Pjs Bupati Kutim Tegaskan Fokus pada Pencegahan Stunting

Share this article

SANGATTA – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur, H Agus Hari Kesuma (AHK), menegaskan pentingnya pencegahan stunting sebagai prioritas utama pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Hal tersebut disampaikan AHK dalam kunjungan kerja dan silaturahmi ke Dinas Kesehatan Kutim pada Rabu (30/10/2024). Didampingi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Keuangan, Sulastin, AHK disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan dr Bahrani, Plt Sekretaris Dinkes Fatimah, dan jajaran staf.

Dalam pertemuan tersebut, AHK menekankan pentingnya pendekatan pencegahan yang komprehensif terhadap stunting. Ia mengingatkan bahwa isu ini menjadi perhatian serius di semua tingkatan pemerintahan.

“Stunting ini selalu menjadi isu utama di semua forum pembahasan, dari tingkat kecamatan hingga pusat. Saya harap Dinas Kesehatan bisa fokus pada pencegahan karena mereka yang paling memahami langkah-langkah teknisnya,” ujar AHK.

Deteksi Dini Jadi Kunci Utama

Pencegahan sejak dini menjadi perhatian khusus AHK. Ia menegaskan bahwa intervensi seharusnya dilakukan sebelum stunting terjadi, bukan setelah anak-anak terdampak.

“Harusnya sejak awal sudah dilakukan pencegahan. Jangan sampai anak terkena stunting baru kita mulai bergerak,” tambahnya.

AHK juga menyoroti pentingnya perhatian pada fase pra-stunting, yaitu kondisi di mana anak berada dalam risiko tinggi. Menurutnya, identifikasi dini dan intervensi tepat sasaran pada fase ini menjadi langkah strategis untuk mencegah peningkatan kasus stunting di Kutim.

Apresiasi atas Penurunan Angka Stunting

Dalam kunjungannya, AHK memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kutim atas capaian penurunan angka stunting di wilayah tersebut. Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Kutai Timur menunjukkan tren penurunan yang konsisten berkat upaya kolektif berbagai pihak.

“Setiap tahun angka stunting terus menurun. Ini menunjukkan kerja keras dari Dinas Kesehatan yang patut diapresiasi,” puji AHK.

Plt Sekretaris Dinkes Fatimah dalam pertemuan tersebut juga memaparkan program prioritas Dinkes untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Program ini meliputi pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor kesehatan serta pelaksanaan program nasional dan daerah yang fokus pada upaya pencegahan stunting.

Sinergi untuk Kutim Bebas Stunting

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi untuk mendukung upaya bersama mewujudkan Kutim bebas stunting. AHK menegaskan bahwa Pemkab Kutim berkomitmen mendukung program prioritas di bidang kesehatan.

“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, dan masyarakat, saya optimis kita bisa menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” tutupnya.

Kunjungan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memastikan bahwa penanganan stunting di Kutim dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *