Politik

Sektor UMKM dan Keagamaan Jadi Fokus, DPD Gema Bangsa Kutim Dorong Lahirnya Perempuan Mandiri

413
×

Sektor UMKM dan Keagamaan Jadi Fokus, DPD Gema Bangsa Kutim Dorong Lahirnya Perempuan Mandiri

Share this article

​SANGATTA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gema Bangsa Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkomitmen memperkuat peran kaum perempuan di daerah. Melalui wadah Mahadewi Gema Bangsa, partai ini terus menggenjot berbagai program strategis untuk melahirkan wanita yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.

​Pada Sabtu (5/9/2026), Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kutim, Hadi Suprianto, S.Pd., menegaskan bahwa kekompakan dan silaturahmi antaranggota menjadi kunci utama dalam menggerakkan roda organisasi. Ia mendorong seluruh kader perempuan untuk terus mengasah potensi diri, khususnya di bidang ekonomi dan kemasyarakatan.

​”Lewat kebersamaan yang solid, kita ingin mencetak perempuan-perempuan hebat di Kutai Timur. Perempuan harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dan berwirausaha secara mandiri,” tegas Hadi saat memberikan arahan di Sangatta.

​Hadi memaparkan, penguatan organisasi Mahadewi Gema Bangsa berfokus pada tiga pilar utama. Pilar pertama meliputi penguatan sosial dan keagamaan untuk mempererat silaturahmi melalui pengajian dan arisan bulanan, sekaligus membangun kepedulian terhadap isu lingkungan serta tanggap bencana.

Selanjutnya, pilar kedua berfokus pada pemberdayaan ekonomi dengan memberikan pembinaan dan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis perempuan. Terakhir, pilar pendidikan politik dan organisasi hadir sebagai ruang belajar bagi kaum perempuan untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta dinamika bermasyarakat.

​Sementara itu, perwakilan pengurus Mahadewi Gema Bangsa menyambut positif arahan tersebut. Menurutnya, pendampingan yang konsisten menjadi modal penting bagi kader perempuan yang ingin belajar berorganisasi dari nol.

​”Meski banyak dari kami yang awam dalam dunia politik dan organisasi, dukungan penuh dari DPD membuat kami optimistis mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kutai Timur,” terangnya.

​Ia pun mengajak seluruh perempuan di Kutai Timur untuk tidak berkecil hati dan terus berani mengambil peran strategis di publik.
​”Jangan pernah menyerah atau merasa terbatas. Selama ada kemauan untuk belajar dan berkembang, pasti ada jalan untuk maju bersama,” pungkasnya.(Kw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *