Berita

Suasana Haru Iringi Haflatul Ikhtitam SDIT 1 Darussalam Angkatan ke-19: 99 Siswa Resmi Tamatkan Pendidikan Dasar

452
×

Suasana Haru Iringi Haflatul Ikhtitam SDIT 1 Darussalam Angkatan ke-19: 99 Siswa Resmi Tamatkan Pendidikan Dasar

Share this article

SANGATTA — Suasana haru, syukur, dan kebanggaan menyelimuti Ruang Akasia, Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (17/5/2025), saat Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) 1 Darussalam menggelar Haflatul Ikhtitam atau acara wisuda kelulusan angkatan ke-19. Sebanyak 99 siswa, terdiri dari 55 siswa laki-laki dan 44 siswa perempuan, secara resmi dinyatakan telah menamatkan pendidikan dasar tahun ajaran 2024/2025.

Acara yang sarat makna ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim Mulyono, Pengawas Sekolah Dasar Subari, Ketua Yayasan Pendidikan Muslim (YPM) Darussalam Muhammad Idris, serta Koordinator Darussalam Quran Center Gatot Suwoka. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang meriah namun tetap khidmat, menjadi penanda berakhirnya enam tahun perjalanan pendidikan para siswa di SDIT 1 Darussalam.

Dalam momentum istimewa tersebut, lima siswa terbaik dari angkatan ke-19 mendapat apresiasi khusus atas pencapaian akademik mereka. Mereka adalah Kasyi Muzhaffar (97,5), Qisya Alifah (97,375), Kanka Thara (97,0), Nacita Nurin (96,875), dan Zia Luthfa (96,625). Kelimanya mencerminkan semangat belajar yang tinggi serta komitmen terhadap keunggulan akademik dan nilai-nilai keislaman yang ditanamkan selama bersekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, yang juga mewakili para wali murid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keberhasilan SDIT 1 Darussalam dalam mendidik siswa secara holistik. Ia menekankan pentingnya integrasi antara kecerdasan intelektual dan spiritual dalam sistem pendidikan.

“Saya mewakili seluruh orang tua murid merasa sangat bersyukur. Anak-anak kita telah menyelesaikan satu fase penting dalam hidup mereka dengan baik. Terima kasih kepada Yayasan Darussalam dan para guru atas dedikasi dan bimbingannya. Ini adalah bentuk pendidikan yang menjadi teladan,” ungkap Mulyono.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini sudah ada tujuh sekolah umum di Kutai Timur yang mengadopsi metode pembelajaran Al-Qur’an UMMI, yang juga digunakan di SDIT 1 Darussalam. Hal ini menunjukkan pengaruh positif dan kontribusi nyata sekolah dalam pengembangan pendidikan Islam di daerah.

Sementara itu, Ketua YPM Darussalam, Muhammad Idris, menegaskan komitmen yayasan dalam membentuk generasi yang unggul tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga emosional dan spiritual. Menurutnya, kepercayaan orang tua merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan sepenuh hati.

“Amanah dari orang tua adalah tanggung jawab besar bagi kami. Oleh karena itu, kami terus terbuka terhadap kritik dan saran demi peningkatan kualitas pendidikan,” ujar Idris.

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman memberikan apresiasi kepada seluruh lulusan dan pihak sekolah. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi “Indonesia Emas” dan “Kutim Hebat”.

“Tidak boleh ada anak-anak kita yang tidak mendapatkan akses pendidikan sejak usia dini. Pendidikan yang menyenangkan dan tidak membebani adalah fondasi penting bagi tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah meluncurkan program peningkatan kapasitas guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar seluruh guru PAUD minimal bergelar Sarjana. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dasar, terutama pada masa-masa krusial perkembangan anak.

“Pendidikan sejak dini hingga kelas dua SD harus dirancang agar tidak membebani anak. Kita ingin anak-anak tumbuh dengan potensi dan talenta yang berkembang secara optimal,” tambah Ardiansyah.

Haflatul Ikhtitam ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi tonggak penting dalam perjalanan para siswa dan lembaga pendidikan itu sendiri. SDIT 1 Darussalam berhasil menunjukkan bahwa pendidikan Islam yang berkualitas mampu mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Dengan segala pencapaian ini, SDIT 1 Darussalam kembali menegaskan komitmennya dalam mendidik generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki fondasi keimanan yang kuat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *