Berita

Festival Pesona Budaya Meriahkan HUT ke-26 Kutai Timur, Disdikbud Dorong Ruang Ekspresi Seni yang Lebih Luas

377
×

Festival Pesona Budaya Meriahkan HUT ke-26 Kutai Timur, Disdikbud Dorong Ruang Ekspresi Seni yang Lebih Luas

Share this article

SANGATTA — Festival Pesona Budaya resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur tahun 2025. Acara berlangsung meriah di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat (21/11/2025) malam.

Kegiatan yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur ini menjadi ruang pertemuan beragam seni dan tradisi, sekaligus momentum mempertegas identitas Kutai Timur sebagai daerah kaya budaya, selain kekayaan sumber daya alamnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menyampaikan salam hormat kepada seluruh tamu undangan dan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Kepala Disdikbud belum dapat hadir secara langsung, namun tetap memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival tahun ini.

 “Festival Pesona Budaya bukan hanya sekadar tontonan. Ini adalah ruang belajar, ruang silaturahmi, dan ruang merajut kebersamaan. Melalui panggung ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kutai Timur kaya rupa, kaya identitas, dan kaya peradaban,” ujar Padliansyah dalam sambutannya.

Festival yang digelar selama tiga malam ini menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya dari wilayah pesisir, pedalaman, hingga penampilan seni daerah lainnya. Pada malam pembukaan, pengunjung disuguhkan pertunjukan kesenian Kuda Lumping sebagai salah satu pembuka acara.

Padliansyah menegaskan bahwa Disdikbud bersama komunitas seni, Dewan Kesenian Kutai Timur, serta para mitra akan terus berupaya memperluas ruang ekspresi bagi pelaku budaya, sekaligus mendorong inovasi di kalangan generasi muda. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan lembaga adat menjadi kunci penguatan kebudayaan daerah.

Selain pertunjukan seni, area festival juga menghadirkan tenda-tenda UMKM lokal yang menampilkan produk-produk unggulan warga Kutim. Di sisi lain, Disdikbud melalui Bidang Kebudayaan membuka dua tenda khusus Galeri Cagar Budaya, menampilkan sejumlah peninggalan sejarah yang sebelumnya hanya dipamerkan di kantor Dispora.

 “Benda-benda bersejarah ini kami hadirkan agar masyarakat dapat melihat langsung kekayaan warisan budaya Kutai Timur. Semoga ini menjadi cikal bakal berdirinya Museum Kabupaten Kutai Timur,” jelasnya.

Ia juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat serta pemerintah daerah agar pembangunan Museum Kabupaten Kutai Timur dapat terwujud dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Menutup sambutannya, Padliansyah mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan menjaga warisan budaya daerah.

“Mari kita hidupkan kembali tradisi, kita rawat identitas kita, dan jadikan budaya sebagai sumber inspirasi serta kebanggaan Kutai Timur,” ucapnya.

Festival Pesona Budaya menjadi bukti bahwa Kutai Timur terus berkomitmen menjaga, menampilkan, dan mengembangkan kekayaan budayanya sebagai bagian dari jati diri daerah.(ADV/KOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *