Berita

Dominasi Hari Pertama, Cabor Tinju Kutim Kunci Satu Tiket Final di POPDA Kaltim 2025

358
×

Dominasi Hari Pertama, Cabor Tinju Kutim Kunci Satu Tiket Final di POPDA Kaltim 2025

Share this article

PENAJAM PASER UTARA – Gelanggang tinju di Alun-Alun Penyembolum, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), menjadi saksi ketangguhan para petinju muda asal Kutai Timur (Kutim). Dalam perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kaltim XVII Tahun 2025, cabang olahraga tinju kembali membuktikan diri sebagai lumbung harapan medali bagi kontingen Kutim.

Tampil pada hari pembukaan kompetisi, Jumat (21/11/2025), skuad “Bumi Tuah Himba” langsung menggebrak dengan dominasi yang nyata. Atmosfer kompetisi yang memanas pasca-upacara pembukaan tidak menyurutkan mental para atlet muda ini, justru menjadi panggung pembuktian hasil latihan keras mereka selama berbulan-bulan.

Mengirimkan tujuh atlet pilihan terbaiknya, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kutim mencatat hasil impresif pada laga perdana. Sorotan utama tertuju pada Tiara, petinju putri andalan yang turun di kelas 50 kg.

Menghadapi tekanan di babak semifinal, Tiara tampil tenang namun mematikan. Dengan kombinasi teknik pukulan yang matang dan pergerakan kaki yang lincah, ia sukses mendominasi lawan. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga memastikan satu tiket emas bagi Tiara menuju babak final. Keberhasilan Tiara menembus partai puncak di hari pertama ini menjadi sinyal kuat bahwa tim tinju Kutim datang dengan target juara.

Jejak sukses Tiara segera diikuti oleh kompatriotnya di sektor putra, Natanel Warahuwena. Bertarung di kelas 48 kg putra—salah satu kelas dengan persaingan paling ketat—Natanel menunjukkan mental baja. Melalui pertarungan sengit yang menguras stamina, atlet muda berbakat ini berhasil mengungguli lawannya dan mengamankan posisi di babak semifinal, membuka peluang lebar untuk menambah pundi-pundi medali bagi Kutim.

Di balik performa gemilang di atas ring, terdapat proses panjang yang telah dilalui tim. Pelatih Pertina Kutim, Yustin, mengungkapkan kepuasannya atas performa anak asuhnya di hari pertama. Menurutnya, hasil ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari strategi pembinaan yang terstruktur.

“Kami bersyukur atas hasil positif di hari pembukaan ini. Atlet kami telah ditempa melalui pemusatan latihan (Training Center/TC) yang disiplin. Selain itu, serangkaian uji coba di kejuaraan terbuka (open tournament) maupun kejuaraan nasional telah mematangkan mental bertanding mereka. Ketujuh atlet ini datang dalam kondisi fisik dan mental yang sangat prima untuk bersaing di POPDA XVII,” tegas Yustin saat ditemui di sela-sela pertandingan.

Yustin menambahkan bahwa adaptasi atlet terhadap venue pertandingan di ruang terbuka seperti Alun-Alun Penyembolum juga berjalan dengan baik, sehingga faktor non-teknis tidak menjadi kendala berarti.

Pada POPDA XVII tahun 2025 ini, Kutai Timur menurunkan komposisi tim yang solid. Skuad terdiri dari dua petinju putri yang bertarung di kelas 48 kg dan 50 kg, serta lima petinju putra yang mengisi pos di kelas 46 kg, 51 kg, 54 kg, 57 kg, dan 60 kg.

Selain Tiara dan Natanel yang telah memberikan kabar gembira di awal, harapan besar juga tertumpu pada atlet lainnya. Nama-nama seperti Muhamad Soleh (kelas 46 kg), Irlan (kelas 51 kg), Stevano Koronka (kelas 54 kg), dan Charlandyan (kelas 60 kg) juga dijadwalkan bertarung di fase penyisihan yang dimulai pada Jumat malam pukul 19.00 WITA.

Keempat petinju tersebut diharapkan mampu mengikuti jejak rekan-rekannya untuk lolos dari babak penyisihan. Dengan performa Tiara yang sudah mengunci final dan Natanel di semifinal, moral tim Kutim kini berada di titik tertinggi.

“Keberhasilan Tiara dan Natanel di awal kompetisi ini kami harapkan menjadi suntikan moral dan motivasi bagi rekan setim lainnya yang masih berjuang di babak penyisihan. Target kami jelas, memberikan yang terbaik dan membawa pulang medali emas sebanyak mungkin untuk kebanggaan Kutai Timur,” pungkas Yustin optimis.

Pertandingan tinju POPDA Kaltim XVII di PPU diprediksi akan semakin sengit dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan melajunya para atlet unggulan ke babak-babak krusial. Masyarakat Kutim kini menanti kabar baik selanjutnya dari arena tinju, berharap tradisi juara terus terjaga di tangan generasi muda ini.(Adv/Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *