Berita

DPPKB Kutim Gelar BIMTEK Penguatan SIRUP, Tekankan Keseriusan dan Manfaat Ilmu

458
×

DPPKB Kutim Gelar BIMTEK Penguatan SIRUP, Tekankan Keseriusan dan Manfaat Ilmu

Share this article

SANGATTA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) penguatan pelaksanaan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) selama dua hari, Senin (15/12/2025) hingga Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor DPPKB Kutim dan diikuti para kepala bidang serta staf yang terlibat dalam proses pengadaan.

Saat membuka kegiatan, Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi B, menegaskan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti BIMTEK. Ia mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak dimaknai sekadar formalitas atau hanya untuk memperoleh uang harian.

“Yang paling penting dari BIMTEK ini adalah mendapatkan ilmu yang benar-benar bermanfaat dan dapat diterapkan dalam pekerjaan,” tegasnya.

Ia juga mendorong peserta untuk aktif, termasuk mencatat dan menyimpan kontak narasumber sebagai rujukan apabila menghadapi kendala dalam pelaksanaan pengadaan di kemudian hari.

“Jangan sampai BIMTEK ini diikuti berulang-ulang tetapi tidak memberikan dampak. Sepuluh kali ikut namun tidak nyantol, itu karena niatnya tidak serius. Kondisi seperti ini justru membuat kualitas sumber daya manusia tidak meningkat,” ujarnya.

Selain itu, Achmad Junaidi B menekankan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi yang baik antara pimpinan dan staf. Ia menyarankan agar dilakukan rapat evaluasi secara rutin setiap minggu guna mencegah terjadinya miskomunikasi dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pengadaan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPPKB Kutim, BB Partomuan, menjelaskan bahwa SIRUP merupakan aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP). Melalui BIMTEK ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep dan regulasi penyusunan RUP Tahun 2026 secara lebih komprehensif.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman regulasi, kemampuan teknis dalam mengidentifikasi kebutuhan, serta keakuratan perencanaan pengadaan agar belanja pemerintah lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam BIMTEK tersebut, peserta juga dibekali pelatihan teknis penginputan dan pengumuman RUP melalui aplikasi SIRUP sesuai dengan ketentuan dan batas waktu yang telah ditetapkan.

BB Partomuan menambahkan, kegiatan ini dibiayai melalui DIPA DPPKB Kutim Tahun Anggaran 2025 dan dilaksanakan secara luring dengan metode pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung. Narasumber berasal dari LPSE Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, yakni Fadliansyah dan Ardi Agviedjoemidhal.

“Peserta BIMTEK meliputi pejabat pembuat komitmen, kelompok kerja pemilihan, pengelola pengadaan, serta staf teknis yang terlibat langsung dalam penyusunan kebutuhan pengadaan,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *