Berita

Bupati Apresiasi Prestasi Achmad Junaidi: Inovasi “Cap Jempol Stop Stunting” Raih Peringkat Nasional

434
×

Bupati Apresiasi Prestasi Achmad Junaidi: Inovasi “Cap Jempol Stop Stunting” Raih Peringkat Nasional

Share this article

SANGATTA – Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, mengapresiasi prestasi yang diraih oleh salah satu putra daerahnya, Achmad Junaidi Bahrun. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim ini sukses meraih peringkat kedua secara nasional dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXV Tahun 2025.

“Inovasi ini bisa menjadi contoh baik di tingkat nasional dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” kata Ardiansyah Sulaiman saat diwawancarai insan pers di ruang kerjanya, Kantor Bupati Kutim, Senin (1/12/2025).

Ardiansyah menyampaikan prestasi Achmad Junaidi bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan cerminan dari potensi dan inovasi yang dimiliki Kutim. Ia berharap, inovasi “Cap Jempol Stop Stunting” dapat menjadi pilot project nasional dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa potensi sumber daya manusia di Kutim mampu bersaing di tingkat tertinggi nasional,”ujar Ardiansyah Sulaiman,

Untuk diketahui, Achmad Junaidi berhasil mengungguli puluhan peserta dari berbagai lembaga dan instansi pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Piagam penghargaan resmi diserahkan oleh Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara, Dr. Agus Sudrajat, S.Sos., MA, di Samarinda, Jumat, 28 November 2025 lalu. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi inovasi proyek perubahan yang digagasnya, berjudul “Cap Jempol Stop Stunting,” sebuah program percepatan penurunan angka stunting yang berfokus pada kolaborasi stakeholder terkait.

Inovasi tersebut menjadi sorotan karena mampu memberikan dampak nyata dalam penanganan keluarga berisiko stunting melalui pemanfaatan data by name by address. Meski sempat mengalami kendala kesehatan selama sepuluh hari dalam proses pelatihan, pria kelahiran Muara Ancalong itu tetap menunjukkan semangat tinggi dan komitmen penuh untuk mengharumkan tanah tuah bumi untung benua di nasional.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama dan dukungan semua pihak yang turut berperan,”ucap Achmad Junaidi.

Prestasi Achmad Junaidi B ini menambah daftar panjang pencapaian positif di Kutim di bawah kepemimpinan H. Ardiansyah Sulaiman, yang terus berkomitmen mendorong pembangunan sumber daya manusia dan inovasi demi kemajuan daerah. Keberhasilan ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Kutim untuk terus berkarya dan berinovasi demi masa depan yang lebih baik.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *