Berita

Disdik Kutim Perluas Program Pembelajaran Al-Qur’an, Rekrut 140 Guru Ngaji Bersertifikat

447
×

Disdik Kutim Perluas Program Pembelajaran Al-Qur’an, Rekrut 140 Guru Ngaji Bersertifikat

Share this article

SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan aspek intelektual, mental, dan spiritual. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa pendidikan agama menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa, khususnya bagi peserta didik muslim.

Mulyono mengungkapkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an di sekolah sudah dimulai sejak 2003–2004 dan sempat berjalan secara intensif hingga 2013–2014, dengan melibatkan 27 sekolah dan 49 guru. Tahun ini, program tersebut kembali diperluas secara signifikan.

Program pembelajaran Al-Qur’an kini mencakup 39 sekolah, yang meliputi seluruh SD dan SMP negeri di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Total kebutuhan guru mencapai 157 orang, namun hasil seleksi meluluskan 140 guru ngaji.

“Semua guru yang terpilih wajib mengikuti Bimtek dan sertifikasi yang diberikan langsung oleh UMI Foundation sebelum mulai mengajar,” jelas Mulyono.

Mulyono menegaskan bahwa program ini difokuskan terlebih dahulu pada sekolah negeri. Menurutnya, beberapa sekolah swasta seperti Darussalam, BPS, dan BSI sudah memiliki basis pendidikan agama yang cukup kuat.

Guru yang direkrut bukan dari sekolah setempat, tetapi berasal dari masyarakat umum melalui proses seleksi terbuka yang diselenggarakan Disdikbud.

Para guru ngaji akan bertugas sebagai tenaga tambahan, bukan guru tetap. Mereka diberikan honor sebesar Rp1.500.000 per bulan, yang sepenuhnya dibiayai oleh Disdikbud Kutai Timur.

Pembelajaran Al-Qur’an dilakukan melalui penambahan dua jam pelajaran khusus di masjid sekolah masing-masing.

Mulyono menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membentuk generasi yang cerdas secara akademik sekaligus berkarakter kuat.

“Pendidikan itu tidak hanya mencerdaskan otak, tetapi juga membangun mental dan spiritual siswa. Ini yang kita perkuat melalui pembelajaran Al-Qur’an,” ujarnya.

Dengan perluasan program ini, Disdik Kutim berharap pembinaan keagamaan siswa dapat lebih merata dan terstruktur, sejalan dengan visi Kutai Timur dalam mencetak generasi yang berkarakter dan berdaya saing.(ADV/KOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *