Kutai TimurPemerintahan

DPK Kutim Siapkan Dongeng 1.000 Anak, Lomba Menggambar dan Cipta Puisi Meriahkan Bulan Literasi 2026

230
×

DPK Kutim Siapkan Dongeng 1.000 Anak, Lomba Menggambar dan Cipta Puisi Meriahkan Bulan Literasi 2026

Share this article

SANGATTA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Kutai Timur menyiapkan rangkaian kegiatan literasi sepanjang September hingga Oktober 2026 sebagai upaya memperkuat budaya membaca dan kreativitas masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar.

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pemberdayaan Kegemaran Membaca DPK Kutim, Muhammad Junaid, mengatakan setelah sejumlah program literasi berhasil dilaksanakan pada semester pertama tahun ini, DPK kembali menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

“Ke depan masih ada beberapa kegiatan. Kami akan melaksanakan Dongeng 1.000 Anak, lomba mewarnai atau menggambar, kemudian juga lomba cipta puisi,” kata Junaid.

Menurutnya, seluruh kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026 sebagai bagian dari agenda Bulan Literasi Kutai Timur.

Program Dongeng 1.000 Anak menjadi salah satu kegiatan unggulan yang disiapkan DPK Kutim. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan membaca sejak usia dini melalui metode mendongeng yang edukatif dan menyenangkan.

Junaid menjelaskan, dongeng dipilih karena mampu menarik perhatian anak-anak sekaligus menyampaikan nilai-nilai karakter, budaya, dan pengetahuan dengan cara yang mudah dipahami.

Selain itu, DPK Kutim juga akan menggelar lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak. Lomba ini diharapkan menjadi ruang bagi peserta mengekspresikan kreativitas sekaligus mendekatkan mereka dengan dunia literasi melalui tema-tema edukatif.

Tak hanya bagi anak usia dini, DPK Kutim juga memberikan ruang bagi pelajar dan masyarakat melalui lomba cipta puisi. Kompetisi ini ditujukan untuk mendorong kemampuan menulis dan mengembangkan apresiasi terhadap karya sastra.

“Melalui lomba cipta puisi kami ingin mengajak masyarakat lebih aktif berkarya dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menilai, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan menulis, berbicara, berpikir kritis, dan menuangkan ide secara kreatif.

DPK Kutim berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai kecamatan di Kutai Timur. Dengan demikian, gerakan literasi tidak hanya terpusat di Sangatta, tetapi juga berkembang hingga wilayah desa dan kecamatan.

Junaid menambahkan, seluruh kegiatan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk sekolah, perpustakaan, komunitas literasi, dan pemerintah kecamatan maupun desa.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan minat baca, kreativitas, dan partisipasi masyarakat dalam gerakan literasi di Kutai Timur,” tutupnya.(ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *