Berita

Kadis Kominfo Kutim Tekankan Peran Vital Wartawan saat Buka Bimtek Pra UKW dan UKW 2025

404
×

Kadis Kominfo Kutim Tekankan Peran Vital Wartawan saat Buka Bimtek Pra UKW dan UKW 2025

Share this article

SANGATTA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur, Ronny Bonar H. Siburian, menegaskan pentingnya peran wartawan sebagai penjaga kualitas informasi publik di era digital. Penegasan ini disampaikannya saat membuka kegiatan Bimtek Pra UKW dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2025, Selasa (18/11/2025) di Hotel Royal Victoria Sangatta.

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur H. Mahyunadi, Ketua DPRD Kutai Timur Jimmi, Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin, serta Tim Penguji dari Pikiran Rakyat dan PWI Kalimantan Timur.

Kegiatan yang diselenggarakan Diskominfo Staper Kutim bekerja sama dengan PWI Kutim dan Lembaga Uji Pikiran Rakyat Bandung tersebut diikuti puluhan wartawan dari berbagai media. Dalam sambutannya, Ronny menegaskan bahwa kualitas informasi publik sangat dipengaruhi kompetensi wartawan yang bekerja di lapangan.

“Melalui UKW, kami berharap semakin banyak wartawan di Kutai Timur yang memiliki standar kompetensi sesuai kaidah jurnalistik, etika profesi, dan mampu mengikuti dinamika informasi yang bergerak cepat, terutama di tengah maraknya isu hoaks,” ujarnya.

Ronny juga mengungkapkan bahwa Pemkab Kutim telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 26 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Media Komunikasi Publik. Peraturan tersebut, yang substansinya hampir serupa dengan Pergub Kaltim, menjadi pedoman penguatan tata kelola informasi publik.

Ia menekankan bahwa pemerintah dan insan pers merupakan mitra strategis dalam menyediakan informasi yang benar, transparan, dan dapat dipercaya masyarakat. Karena itu, Ronny mengajak wartawan untuk ikut menyebarluaskan hasil-hasil pembangunan di seluruh wilayah Kutai Timur.

“Kami meminta agar seluruh pembangunan, mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten, dapat disebarluaskan dengan benar dan seluas-luasnya,” tegasnya.

Ronny menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga distribusi informasi agar tidak terfokus pada satu sektor saja, sehingga publik dapat memahami perkembangan di berbagai bidang.

Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh peserta UKW agar mengikuti proses uji kompetensi dengan sungguh-sungguh.

“Jadikan UKW ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum untuk meningkatkan kemampuan serta menambah wawasan,” pungkasnya.

Kegiatan Pra UKW dan UKW 2025 dijadwalkan berlangsung hingga 19 November 2025.(ADV/KOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *