Berita

Kasmidi Bulang Tegaskan Komitmen Dukungan Penuh untuk ‘Organisasi Pahala’ BKPRMI Kutim

398
×

Kasmidi Bulang Tegaskan Komitmen Dukungan Penuh untuk ‘Organisasi Pahala’ BKPRMI Kutim

Share this article

SANGATTA – Penasehat Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang, menegaskan kembali komitmen kuatnya untuk menopang organisasi tersebut. Ia menyebut BKPRMI sebagai “organisasi pahala” yang memiliki peran krusial dalam pembangunan karakter keagamaan generasi muda Kutim.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasmidi Bulang dalam acara pengukuhan DPD BKPRMI Kutim periode masa bakti 2025–2030 yang berlangsung khidmat di Agrawansa Ballroom, Sabtu (22/11/2025) malam.

Dalam sambutannya, Kasmidi Bulang secara spesifik menyoroti pentingnya kesejahteraan bagi para pengajar Al-Qur’an. Ia mendesak agar insentif bagi guru TK/TPA tidak hanya dipertahankan, tetapi juga diperjuangkan untuk ditingkatkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“BKPRMI adalah organisasi pahala. Banyak programnya yang secara nyata meningkatkan kualitas ustadz-ustazah dan remaja masjid. Saya berharap insentif guru TK/TPA tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dapat ditingkatkan sesuai kemampuan daerah,” ujar Kasmidi Bulang.

Ia turut mengenang peran signifikan BKPRMI sejak awal berdirinya Kutim dalam pengembangan kader muda Islam, menegaskan bahwa organisasi ini telah memberikan dampak nyata dalam pembinaan akhlak dan kecakapan generasi muda.

Acara pengukuhan, yang turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim Sudirman Latif (mewakili Bupati) dan Ketua DPW BKPRMI Kaltim Akhmed Reza Fachlevi, menandai dimulainya gerakan baru DPD Kutim di bawah kepemimpinan Ketua terpilih Sirajuddin.

Sirajuddin sebelumnya telah menyampaikan bahwa fokus utama kepengurusan 2025–2030 adalah memerangi degradasi moral remaja melalui penguatan kaderisasi.

“Jika remaja tidak kita dampingi dengan serius, akan terjadi degradasi moral. BKPRMI berkomitmen mengambil langkah-langkah cepat dan strategis untuk membina remaja agar kembali aktif memakmurkan masjid,” tegas Sirajuddin, yang rencananya akan melaksanakan kaderisasi masif, termasuk pelatihan dai muda di 18 perwakilan kecamatan.

Merespons upaya ini, dukungan Penasehat organisasi, Kasmidi Bulang, menjadi energi tambahan. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara Pemkab dan BKPRMI dalam menyediakan fasilitas pelatihan dan peningkatan insentif guru, yang merupakan kunci kualitas pembelajaran TK/TPA.

Dengan resminya pengukuhan jajaran pengurus baru—yang meliputi Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Majelis Pertimbangan, hingga Lembaga Pembinaan Pemuda Remaja Masjid (LPPRM)—BKPRMI Kutim diharapkan dapat menjadi mitra strategis yang tangguh bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan Generasi Qurani yang aktif, kreatif, dan berdaya di seluruh wilayah Kutim.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *