
SANGATTA – Kontingen panahan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum cabang olahraga panahan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri IV Kalimantan Timur 2026. Prestasi tersebut diraih setelah atlet panahan Kutim mengumpulkan total 18 medali, terdiri dari enam emas, delapan perak dan empat perunggu.
Keberhasilan ini menunjukkan dominasi atlet Kutim dalam persaingan sejumlah nomor yang dipertandingkan. Raihan medali datang dari beberapa divisi, yakni Recurve, Jemparingan dan Barebow, melalui nomor kualifikasi serta babak aduan individu maupun beregu.
Pada Divisi Recurve, Imam Maliki tampil impresif dengan menyumbangkan dua medali emas dan satu perak. Emas diraih pada babak kualifikasi sesi I dan aduan beregu, sedangkan perak diperoleh dari aduan individu.
Puput Pandu juga menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak. Ia mengoleksi tiga emas dan satu perak melalui babak kualifikasi sesi I dan II, aduan individu serta aduan beregu. Sementara Bambang Suprianto menyumbangkan satu emas, satu perak dan dua perunggu.
Persaingan pada Divisi Jemparingan dan Barebow juga berhasil dimanfaatkan atlet Kutim untuk menambah pundi-pundi medali. Syamsuddin menjadi salah satu atlet paling produktif dengan raihan dua emas, empat perak dan dua perunggu.
Sementara Achmadan Noor menyumbangkan tiga medali perak dari nomor aduan individu dan beregu Jemparingan serta aduan beregu Barebow. Kemudian Rusdiyanto menambah dua perak melalui nomor aduan beregu Jemparingan dan Barebow.
Keberhasilan meraih enam medali emas menjadi penentu kuat posisi Kutim sebagai juara umum cabang panahan. Capaian ini sekaligus memperlihatkan kualitas dan kekompakan atlet dalam menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen Kutim yang bertindak sebagai tuan rumah Porprov Korpri IV Kaltim 2026. Hasil ini diharapkan semakin memotivasi pembinaan olahraga panahan agar mampu mempertahankan prestasi pada kejuaraan berikutnya.(Tejho)

