Berita

Pemkab Kutim Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur Jalan Muara Ancalong, Atasi Isolasi Akibat Banjir

402
×

Pemkab Kutim Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur Jalan Muara Ancalong, Atasi Isolasi Akibat Banjir

Share this article

KUTAI TIMUR – Pemerintah Kecamatan Muara Ancalong, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini memfokuskan upaya mendesak pada peningkatan kualitas infrastruktur jalan penghubung antar desa yang vital. Akses darat utama di wilayah ini, yang didominasi oleh jalan tanah, telah lama menjadi hambatan serius bagi mobilitas warga, terutama pada musim hujan ketika banjir rutin memutuskan jalur transportasi.

Camat Muara Ancalong, Muh. Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa proyek pembangunan dan peningkatan elevasi badan jalan sepanjang empat kilometer, khususnya pada ruas Kilo 1 hingga Kilo 4, telah ditetapkan sebagai prioritas utama yang ditargetkan selesai pada tahun anggaran ini. Harun menekankan pentingnya solusi permanen untuk mengatasi krisis akses yang berulang.

    “Setiap kali terjadi curah hujan ekstrem, akses masyarakat praktis terputus total. Warga terpaksa menggunakan moda transportasi air seperti ketinting atau perahu untuk menyeberang dan melanjutkan aktivitas. Kami memiliki komitmen kuat agar kondisi isolasi ini tidak lagi menjadi kenyataan bagi masyarakat,” tegas Harun.

Proyek peningkatan jalan ini dirancang bukan hanya sebagai perbaikan, tetapi sebagai solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir tahunan yang kerap merendam jalur utama. Harun menyebut, melalui peninggian badan jalan (elevasi), masyarakat diharapkan dapat melintas dan beraktivitas normal, bahkan saat permukaan air sungai mengalami kenaikan signifikan.

Meskipun ambisius, implementasi proyek ini menghadapi sejumlah kendala teknis dan logistik. Selain faktor cuaca dengan intensitas hujan yang tidak menentu, Pemerintah Kecamatan mengalami keterbatasan signifikan pada ketersediaan alat berat dan dump truck pengangkut material. Akibatnya, proses konstruksi sempat mengalami penundaan jadwal.

Dari total target empat kilometer yang direncanakan, saat ini baru sekitar tiga kilometer yang berhasil diselesaikan pengerjaannya, dengan lebih dari setengah badan jalan telah berhasil ditimbun dengan material yang memadai.

Meskipun dihadapkan pada tantangan tersebut, Camat Harun tetap optimistis bahwa seluruh pekerjaan dapat dituntaskan sesuai target, yaitu sebelum akhir tahun anggaran.

Kunci keberhasilan pembangunan ini, lanjutnya, terletak pada semangat gotong royong dari seluruh lapisan masyarakat, dukungan penuh dari pemerintah desa, serta kontribusi aktif dari berbagai stakeholder dan perusahaan lokal yang beroperasi di wilayah Muara Ancalong.

“Jika semua pihak terkait dapat terus konsisten berkontribusi dan bekerja sama, kami sangat yakin jalan ini bisa rampung tepat waktu. Tujuannya sangat jelas, yaitu memastikan masyarakat Muara Ancalong tidak lagi terisolasi dari akses ekonomi dan sosial saat bencana banjir kembali datang,” tutupnya.(Adv/KOM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *