Kutai TimurPemerintahan

Basuki Sebut Event Lari Dongkrak UMKM dan Hidupkan Stadion Kudungga sebagai Ruang Publik

322
×

Basuki Sebut Event Lari Dongkrak UMKM dan Hidupkan Stadion Kudungga sebagai Ruang Publik

Share this article

SANGATTA – Penyelenggaraan berbagai event olahraga di Stadion Kudungga Sangatta dinilai memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan menyebut aktivitas olahraga telah menghidupkan kawasan stadion sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil.

Basuki mengatakan manfaat tersebut dapat dirasakan pedagang makanan, pengemudi transportasi online hingga pengelola hotel di Sangatta setiap kali stadion menjadi lokasi kegiatan olahraga.

“Silakan tanya pedagang nasi kuning, penjual gorengan, pengemudi Maxim, sampai hotel-hotel di Sangatta. Mereka merasakan sendiri dampak ketika stadion ramai kegiatan,” ujarnya.

Menurut Basuki, kondisi Stadion Kudungga saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Setelah dilakukan penataan dan berbagai kegiatan rutin, stadion kini menjadi pusat olahraga sekaligus ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.

Ia bahkan mengaku sering menerima ucapan terima kasih dari pelaku UMKM karena omzet mereka meningkat setiap kali ada kegiatan di stadion.

“Dulu pedagang biasa saja. Sekarang mereka cerita penjualannya meningkat karena stadion ramai setiap hari,” katanya.

Selain olahraga, kawasan Stadion Kudungga kini dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan perkemahan pelajar. Dispora menyediakan area yang dinilai aman dan memadai untuk kegiatan tersebut.

Basuki menilai konsep ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjadikan stadion sebagai ruang publik multifungsi, bukan hanya tempat pertandingan olahraga.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pelaksanaan Car Free Day yang sebelumnya digelar sebagai upaya mengenalkan Stadion Kudungga kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan “pancingan” agar masyarakat terbiasa datang dan beraktivitas di kawasan stadion.

Ke depan, Dispora berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan secara berkala, lengkap dengan ruang bagi UMKM untuk berjualan dan berbagai aktivitas komunitas

“Saya ingin ada tenda UMKM, kegiatan masyarakat, dan stadion tetap hidup seperti ruang publik yang ramai,” ujarnya

Basuki menilai jika kegiatan berlangsung rutin, masyarakat tidak lagi bergantung pada hadiah atau doorprize untuk datang berolahraga. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan hidup sehat dan menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap Bupati Running Fest 2026 kembali memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga perhotelan. Dengan ribuan peserta yang diperkirakan hadir, kegiatan ini diyakini mampu memperkuat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus mempertegas Stadion Kudungga sebagai ikon olahraga dan ruang publik Kabupaten Kutai Timur.(ADV/Diskominfo Kutim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *