
SANGATTA — Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan sejumlah pencapaian serta tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Kutai Timur dalam momentum peringatan HUT ke-27. Berdasarkan penyampaian dalam sidang dewan, perkembangan signifikan telah terlihat, khususnya pada sektor infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kendati demikian, tantangan terberat saat ini masih terletak pada sektor pertumbuhan ekonomi. Bupati Ardiansyah menjelaskan bahwa struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kutai Timur hingga kini masih didominasi oleh sektor penggalian dan pertambangan. Penurunan produksi batubara pada tahun sebelumnya sempat menggerus angka pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Meski demikian, secercah harapan muncul seiring dengan normalisasi dan dikembalikannya Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Batubara oleh pemerintah pusat pada tahun ini. Pemerintah daerah optimistis langkah ini akan memulihkan kembali performa ekonomi daerah pada tahun mendatang.
Di tengah dominasi sektor pertambangan, pertumbuhan ekonomi non-penggalian dan pertambangan menunjukkan tren positif. Sektor-sektor seperti pariwisata dan industri kreatif mengalami peningkatan, yang menandakan bahwa masyarakat telah mulai aktif mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah.
Sebagai upaya mendorong pemerataan, pemerintah daerah kembali menggulirkan program-program permodalan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada tahun ini. Transformasi ekonomi ini dirancang tidak hanya melalui inovasi program, tetapi juga untuk memastikan pemerataan kesejahteraan dapat merasuk hingga ke sendi-sendi pondasi masyarakat.
Selain pertumbuhan ekonomi, tantangan lain yang menjadi perhatian adalah luasnya wilayah Kutai Timur yang membuat alokasi anggaran belum sepenuhnya merata dalam memberikan peningkatan infrastruktur yang utuh. Pemerintah juga dihadapkan pada penanganan dampak alam, seperti tanah runtuh yang terjadi di sejumlah jalur penting penghubung antardaerah, di antaranya jalur Bengalon serta Sangatta-Bontang, yang memerlukan penanganan segera demi kelancaran mobilitas masyarakat.
Menyongsong perayaan HUT ke-27 Kutai Timur pada 12 Oktober mendatang, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah tetap memiliki semangat tinggi untuk terus berinovasi dalam membangun Kutai Timur. Rangkaian upacara peringatan yang rencananya akan digelar terbuka untuk umum ini juga akan diisi dengan penyampaian agenda penting bagi masyarakat, dengan harapan situasi lingkungan dan udara dapat terus terjaga aman.(ADV/Diskominfo Kutim)

