Berita

Lepas 170 Calhaj Kutim, Bupati Ardiansyah Ingatkan Jemaah Tak Kejar Gelar

454
×

Lepas 170 Calhaj Kutim, Bupati Ardiansyah Ingatkan Jemaah Tak Kejar Gelar

Share this article

​SANGATTA – Sebanyak 170 Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi mengikuti bimbingan manasik haji terintegrasi tingkat kabupaten di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kutim, Sabtu (4/4/2026).

​Kegiatan yang mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Ramah Perempuan” ini dibuka langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Dalam sambutannya, Ardiansyah memberikan catatan krusial mengenai esensi ibadah haji yang kerap terdistorsi oleh status sosial.

​Bupati menegaskan bahwa keberangkatan ke Tanah Suci harus didasari oleh ketulusan hati, bukan dorongan prestise di masyarakat.

​”Haji itu bukan untuk gagah-gagahan atau sekadar mengejar gelar. Semua harus diniatkan murni karena Allah SWT,” tegas Ardiansyah di hadapan ratusan jemaah.

​Mengingat ibadah haji merupakan fisikalisasi ibadah, ia juga meminta para jemaah untuk melakukan persiapan kebugaran sejak di tanah air. Hal ini penting mengingat tantangan cuaca dan rangkaian ritual yang menuntut ketahanan tubuh ekstra di Arab Saudi.

​Di tempat yang sama, Plt. Kepala Wilayah Kemenhaj Kaltim, Mukhlis Hasan, menanggapi isu ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Ia memastikan hingga saat ini belum ada perubahan kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji.

​”Penyelenggaraan berjalan sesuai rencana. Jemaah kami minta tetap tenang namun tetap waspada,” ungkap Mukhlis.

​Ia juga menjelaskan bahwa tahun 2026 merupakan momentum transisi administratif, di mana penyelenggaraan haji kini sepenuhnya berada di bawah kendali Kementerian Haji dan Umrah. Meski terjadi perubahan kelembagaan, ia menjamin pelayanan tetap menjadi prioritas utama, terutama untuk Embarkasi Balikpapan yang melayani empat provinsi di Indonesia Timur.

​Kepala Kemenhaj Kutim, Basmawati Sija, melaporkan terdapat penyesuaian jumlah kuota. Awalnya, Kutim dijadwalkan memberangkatkan 171 orang, namun satu jemaah terpaksa batal berangkat karena faktor kesehatan yang memerlukan perawatan intensif.

​Komposisi Jemaah Kutim 2026:

​Jemaah Reguler: 158 orang.

​Lansia & Pendamping: 6 orang.

​Penggabungan Mahram: 5 orang.

​Petugas Haji: 4 orang.

​Secara teknis, kesiapan dokumen jemaah diklaim telah mencapai hampir 100 persen. Jemaah Kutim dijadwalkan bertolak dari Sangatta pada 3 Mei 2026 dan akan bergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Balikpapan bersama jemaah asal Kutai Kartanegara dan Sulawesi Utara.(Ns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *