Berita

Pemkab Kutai Timur Peringati Hari Anak Nasional 2026, Hadirkan Kak Seto dan Dorong Lingkungan Ramah Anak

426
×

Pemkab Kutai Timur Peringati Hari Anak Nasional 2026, Hadirkan Kak Seto dan Dorong Lingkungan Ramah Anak

Share this article

​SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar Talkshow dan Pembukaan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang bertempat di Gedung Serbaguna Kutai Timur, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

​Acara yang mengusung tema “Sekolahku Seru, Mimpiku Melaju, Aman di Sekolah” ini dibuka resmi oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang didampingi Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kutim, Siti Robiah Ardiansyah.

​Peringatan HAN 2026 Kutim juga menghadirkan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Pusat, Seto Mulyadi (Kak Seto), serta Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak, Baharuddin, sebagai narasumber talkshow.

​Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya pola pengasuhan berbasis kasih sayang tanpa kekerasan. Ia menyoroti langkah konkret Pemkab Kutim yang telah mencanangkan program Wajib Belajar 13 Tahun dari jenjang PAUD hingga SMA.

​”Jangan sampai anak-anak menangis karena kita. Didiklah mereka dengan kalimat yang menyenangkan dan memberikan rasa aman.
Pemkab Kutim berkoordinasi menyediakan fasilitas pendidikan sejak dini, termasuk menyediakannya di seluruh desa,” ujar Ardiansyah.

​Ardiansyah memaparkan, guna meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, Pemkab Kutim bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) telah memfasilitasi Kuliah Sarjana (S1) PAUD bagi lebih dari 400 guru yang dijadwalkan wisuda pada Agustus mendatang.

Selain itu, Pemkab juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah gratis (seragam, sepatu, tas, dan buku) agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah akibat kendala biaya.

​Tak hanya di sektor pendidikan, Pemkab Kutim juga merencanakan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di setiap wilayah sebagai ruang bermain yang aman bagi anak dan keluarga. Di tingkat keluarga, Bupati juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan ketahanan keluarga serta menciptakan rumah bebas asap rokok demi kesehatan anak.

​Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, Idham Cholid, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 600 hingga 700 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, pendidik, organisasi masyarakat, hingga organisasi kesiswaan.

​”Anak adalah amanah yang memiliki hak untuk dilindungi. Momentum HAN 2026 ini diharapkan memperkuat sinergi antara keluarga, pemerintah, dunia usaha, dan media untuk menjamin tumbuh kembang anak bebas dari kekerasan dan diskriminasi menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Idham.

​Senada dengan hal tersebut, perwakilan LPAI Kutai Timur, Sadiqah Turohmah, menyampaikan apresiasinya atas keberpihakan Pemkab Kutim terhadap isu perlindungan anak. Ia berharap keterlibatan dan kolaborasi Pemkab Kutim bersama LPAI dapat terus berkelanjutan demi memastikan hak-hak anak di seluruh penjuru Kutai Timur terpenuhi.

​Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Ardiansyah Sulaiman didampingi Siti Robiah Ardiansyah dan Idham Cholid menyerahkan plakat serta cenderamata kepada Kak Seto dan Baharuddin.

​Puncak acara diisi dengan sesi talkshow interaktif yang dipandu oleh Flora Irawati dari LPAI Kutim, yang menjadi wadah diskusi dan berbagi inspirasi bagi para pemangku kepentingan.

​Turut hadir dalam agenda tersebut jajaran Forkopimda Kutai Timur, Kepala Perangkat Daerah, Camat Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Forum Anak Kutim, Puspaga, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), serta para pemerhati anak. (Am)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *