Berita

Penyuluh Pertanian Kabupaten Beralih Status ASN Pusat Mulai 2026, Misliansyah Tegaskan Dukungan Program Nasional

379
×

Penyuluh Pertanian Kabupaten Beralih Status ASN Pusat Mulai 2026, Misliansyah Tegaskan Dukungan Program Nasional

Share this article

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan menghadapi perubahan signifikan dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di sektor pertanian. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Misliansyah, mengonfirmasi bahwa seluruh Penyuluh Pertanian yang berstatus ASN daerah akan dialihkan menjadi ASN Pusat efektif mulai 1 Januari 2026.

Misliansyah menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan mandat strategis dari Kementerian Pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Pernyataan tersebut disampaikannya pada Rabu (19/11/2025), usai mendampingi Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian BKN di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat.

“Pengalihan ini bertujuan menyelaraskan dan memperkuat tenaga teknis penyuluh di lapangan secara langsung di bawah koordinasi kementerian terkait. Prosesnya sedang berjalan, dan per 1 Januari mendatang, seluruh penyuluh akan berada langsung di bawah kementerian,” ujar Misliansyah. Ia menambahkan, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pertanian di seluruh wilayah, termasuk Kutim.

Misliansyah menegaskan bahwa perubahan status ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah pusat untuk mencapai target Kementerian Pertanian dalam ketahanan pangan. Ia juga menyoroti bahwa kebijakan ini sejalan dengan tema yang diusung BKN: “ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita.”

“Rakornas BKN menjadi forum utama untuk mengonsolidasikan arah manajemen ASN secara nasional. Tujuannya adalah mendukung percepatan delapan agenda besar pembangunan nasional, sebagaimana termuat dalam Asta Cita,” kata Misliansyah.

Menurutnya, pergerakan dan penyesuaian ASN di daerah seperti Kutim adalah cerminan dari visi pembangunan nasional yang mengedepankan adaptasi dan responsivitas manajemen ASN terhadap kebutuhan strategis negara. BKPSDM Kutim berkomitmen penuh untuk memastikan proses transisi ini berjalan lancar.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas manajemen ASN daerah sesuai arahan BKN, demi mewujudkan visi pembangunan yang lebih efektif dan terkoordinasi,” tutup Misliansyah.(Adv/Hms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *